Pray for Luwu

PKS Berusaha Merapat, Prabowo Ogah Buka Pintu?

$rows[judul]
JAKARTA, KLIKNUSANTARA.COM | Meski Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberi sinyal keinginan bergabung dengan pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto, namun hal itu nampaknya masih sulit terwujud. 

PKS nampak berusaha merapat ke Prabowo. Salah satu upaya tersebut terlihat dari adanya upaya mengundang Ketua Umum Partai Gerindra tersebut dalam acara Milad ke-22 PKS yang dirangkaikan dengan Halal bihalal. 

Sayangnya Prabowo tak menghadiri acara tersebut. Tak ada penjelasan dari pihak Prabowo atas ketidakhadiran dalam acara nasional PKS itu. Hanya saja pihak PKS mengatakan jika Prabowo minta izin tak hadir karena acara di kediamannya. 

“Pak Prabowo sudah menyatakan ada acara seperti ini juga di rumahnya dari keluarga besarnya jadi dia minta izin,” ujar Aboe Bakar Alhabsyi, Sekjend PKS kepada wartawan di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Sabtu (27/4/2024).

Absennya Prabowo menghadiri undangan PKS lebih dinilai sebagai isyarat keengganan prabowo membuka pintu kepada PKS untuk bergabung dalam Koalisi pemerintahannya. 


Pengamat politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga dalam sebuah ulasan memprediksi, Presiden Terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto bakal sulit menerima Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk masuk ke dalam pemerintahannya. 

Prediksi itu didukung berbagai argumentasi. Meskipun PKS pernah mendukung Prabowo dalam pencalonan presiden sebelumnya, namun sikap PKS yang kurang mendukung bergabungnya Prabowo dengan Pemerintahan dibawah Presiden Joko Widodo telah membangun jarak keduanya.

Sikap PKS yang membangun upaya kedekatan dengan Prabowo pasca Pilpres menyusul pilihan politik dua teman koalisinya dalam mendukung pasangan Anies-Muhaimin. 

Sepertinya PKS tak inigin terus berada dalam sikap oposan yang telah dijalaninya sejak pisah dari pemerintahan SBY silam. Namun apa daya jika kehendak politik penguasa terpilih tak berminat membuka pintu koalisinya.... ****

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)