Genjot Produksi Padi Sawah, Kades Tampiala Terkendala Minimnya Jatah Pupuk Ke Desanya

Kilknusantara.Com [Tampiala-Tolitoli] Kepala Desa Tampiala Kecamamatan Dampal Selatan, Ali Alamri terus berupaya menggenjot hasil panen petani dibidang pertanian padi sawah.

Ditemui diruang kerjanya beberapa saat lalu, Senin, (23/6/2020) Ali mengatakan untuk sementara para petani tengah memasuki Musim Tanam Ke-3 (MT 3).

Kendala yang dihadapi petani, menurut Kades adalah minimnya saprodi berupa pupuk. Padahal pupuk menjadi kebutuhan mendasar petani dengan sistem pola tanam saat ini.

“Mereka (petani) saat ini berharap adanya penunjang pertanian berupa sarana produksi (Saprodi) untuk meningkatkan hasil panen mereka. Karena untuk saat ini ada perubahan sistem pola tanam yang dulunya pola pindah tanam sekarang sudah pola tanam Tabela yang otomatis lebih banyak membutuhkan pupuk,” ungkap Ali Alamri.

Diungkapkannya, masyarakat petani di desanya masih kekurangan pupuk karena jatah pupuk untuk kecamatan dampal selatan hanya 60 ton setiap musim tanam. Jika dibanding dengan luasan sawah di Dampal Selatan, angka itu tentu jauh dari cukup.

Sementara itu, untuk kebutuhan air sudah sangat menunjang dengan adanya Irigasi yang mampu mengairi luasan Potensial lahan pertanian ±1.200ha dan bisa menghasilkan Gabah kering giling 4 ton/ha setiap panennya……. (AH).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Pariwisata Alam Dibolehkan Buka Untuk Publik

Tue Jun 23 , 2020
Kliknusantara . Com [Jakarta] — Kawasan pariwisata alam akan dibuka secara bertahap setelah sekian lama ditutup untuk pencegahan penyebaran Covid-19. Kawasan pariwisata alam tersebut terdiri dari kawasan wisata bahari, kawasan konservasi perairan, kawasan wisata petualangan, taman nasional, taman wisata alam, taman hutan raya, suaka margasatwa serta geopark. Untuk pariwisata alam […]