HARI PAHLAWAN

Kiprah Pemuda Sabang Kelola Wisata Pantai Bambarano Hasilkan Puluhan Juta Rupiah

$rows[judul] Keterangan Gambar : Handry (Kiri) Tokoh Pemuda Sabang beserta Ketua LPM Desa Sabang, penggerak wisata Pantai Bambarano dalam sebuah acara pertemuan Pemuda Sabang.

DONGGALA, Kliknusantara.com | Desa sabang memiliki Lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM) yang tentu memiliki fungsi dan peran bagaimana memberdayakan segala potensi sumber daya manusia yang ada untuk memajukan desa. 

Lembaga pemberdayaan masyarakat memiliki salah satu Kelompok Unit Usaha yang membuka jasa atau menjual jasa mereka yang sifatnya simbiosis mutualisme. 

Kelompok Unit Usaha yang dikoordinir oleh salah satu pemuda desa sabang yang juga sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Dampelas, bernama Handry. Ia dengan semangat menggerakkan anak-anak muda untuk andil memanfaatkan sumber daya yang ada. 


Adalah Pantai Bambarano sebagai salah satu destinasi wisata di Sulawesi tengah, memiliki daya tarik tersendiri dengan keindahan pantainya. Pantai ini menjadi garapan Kelompok Unit Usaha milik pemuda setempat. Mereka selalu mengusahakan agar keindahannya terus terjaga dan nyaman dikunjungi. 

Kelompok Unit Usaha yang dikelola anak muda itu sudah berjalan sekitar 5 bulan. Menyediakan jasa parkir motor pada sabtu dan minggu. 

Mereka giat bersih-bersih disekitaran pantai setiap hari kamis dan jumat. Tentu hal itu memiliki peran dan fungsi yang besar terhadap kemajuan Desa Sabang dan sumber daya alam yang ada. 

"Anak muda itu punya semangat yang masih tinggi, cepat bergerak, dan bergerak cepat. Makanya harus di berdayakan agar supaya anak muda itu bukan hanya rebahan di rumah, melakukan hal-hal yang menghabiskan waktu dan sia-sia tapi melakukan hal-hal yang positif dan solutif," tutur Hendri kepada awak media ini.

"Harapannya pemuda desa itu bukan lagi mempunyai pikiran konsumtif tetapi produktif," lanjut pemuda yang kerap disapa Boss Handry ini pada Jum'at (22/10) lalu di Pantai Bambarano Desa Sabang Kec. Dampelas, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. 


Kelompok usaha yang sudah berjalan 5 bulan ini, tercatat sudah menghasilkan kurang lebih 26 juta. Dana itulah yang dikelola untuk membangun dan menjaga Lingkungan sekitar pantai. 

Dengan dana yang mereka peroleh, digunakan untuk penimbunan pasir di jalan yang berlumpur. Demikian pula pengecatan bangunan fasilitas di sekitaran pantai. Antara lain seperti Sekretariat LPM, villa/penginapan, MCK.

Bukan hanya itu dana itu juga diarahkan untuk membantu pembangunan fasilitas desa lainnya seperti pembangunan masjid di beberapa dusun. 

Gerakan ini turut membantu dalam hal mendanai sekalipun tidak sepenuhnya, namun sumbangsih gerakan ini tentu sangat penting.

Di sekitar pantai Bambarano juga sudah tersedia banyak warung-warung yang menyediakan berbagai menu. 

Respon pemdes pun tentu besar terhadap gerakan pemuda ini. Karena dinilai membantu terciptanya kemajuan desa yang unggul.

Namun ungkap Handry, yang kadang masih menjadi masalah adalah masih adanya kecemburuan sosial antara masyarakat karena gerakan ini belum menyeluruh melibatkan masyarakat di Desa Sabang. 

Ini tentu menjadi simbol semangat masyarakat sangat besar terhadap kemajuan desanya. Namun itu tidak menjadi kendala terhadap Kelompok unit usaha ini. 


Bukan hanya ketika Kamis dan Jum'at saja namun kata Handry, jika ada waktu kumpul senggang, maka ada inisiatif tersendiri untuk menuju lokasi wisata untuk giat bersih. Apa yang ingin dilakukan selama untuk membantu melestarikan pariwisata.

Intinya, pemuda desa harus terus ambil andil dalam berkarya dan bermanfaat terhadap daerahnya sendiri. Jangan hanya mempunyai pikiran konsumtif tetapi harus produktif terhadap kemajuan desa. 

Selain itu, solidaritas, kepercayaan dan kerja sama antar masyarakat sangat diperlukan agar tidak adanya lagi kecemburuan sosial yang terjadi dalam gerakan pembaharuan desa yang maju.... (Opick) 

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)